Bayi kecil seringkali menangis tiba-tiba tanpa sebab. Bagi seorang Bunda yang baru pertama memiliki bayi, tangisan ini bisa saja membuatnya khawatir. Agar Bunda tidak mengalami kepanikan, ada baiknya jika mencoba beberapa cara untuk menenangkan bayi yang sedang menangis ini.
Cara menenangkan bayi yang menangis bukanlah hal mudah, namun juga tak sulit untuk Bunda lakukan. Yang perlu Bunda ingat, lakukan cara-cara tersebut dengan benar, sabar dan penuh kasih sayang. Nah, apa saja cara yang bisa Bunda lakukan untuk menenangkan bayi menangis, simak ulasannya di bawah ini.
Cara Menenangkan Bayi Yang Sedang Menangis

Untuk menenangkan bayi yang menangis perlu beberapa langkah yang efektif seperti:
1. Memeluk bayi di lengan Bunda
Langkah pertama yang bisa Bunda coba untuk menenangkan bayi yaitu dengan memeluknya. Posisi memeluk di lengan ini akan membantu menghadirkan rasa nyaman dan aman pada bayi. Ketika memeluk bayi, arahkan ke dada Bunda dengan posisi lengan melindungi tubuhnya. Berikan juga tepukan ringan dan lembut pada punggungnya.
2. Membungkus atau membedong bayi
Beberapa bayi ada yang menyukai jika tubuhnya terbungkus rapat. Seperti halnya pelukan, bayi merasa aman karena tubuhnya berada dalam bedongan seperti dalam pelukan ibunya. Bunda bisa mencoba cara ini untuk menenangkan bayi ketika sedang menangis.
3. Mengendong sambil mengayun-ayun bayi di lengan dengan irama tertentu
Untuk menenangkan bayi, Bunda juga bisa mengendongnya sambil mengayun-ayun secara perlahan dengan irama tertentu. Selain mengayun sambil menggendongnya, Bunda juga bisa menggunakan ayunan otomatis. Ayunan otomatis bisa Bunda gunakan pada bayi yang berusia di atas 6 minggu.
Mengayun bayi bisa dengan cara dari atas ke bawah atau menggoyangnya ke arah samping. Jangan lupa, ayunlah bayi secara perlahan dan tanpa mengguncangnya karena ini dapat berbahaya baginya.
4. Bernyanyi dengan lembut
Menenangkan bayi yang menangis perlu cara yang berbeda antara bayi yang satu dengan lainnya. Sebagian bayi ada yang lebih suka mendengar nyanyian ibu untuk membantunya agar lebih tenang. Jika bayi Bunda termasuk yang suka mendengar nyanyian lembut maka cobalah menyanyikan lagu yang kira-kira bisa jadi pengantar tidurnya.
Tidak apa-apa jika Bunda mengulang nyanyian tersebut berulang-ulang karena bayi pada umumnya sangat menyukai pengulangan.
5. Menenangkan bayi yang sedang menangis dengan sentuhan tangan
Kebanyakan bayi menyukai sentuhan tangan. Jika bayi Bunda termasuk penyuka sentuhan tangan, cobalah tenangkan dia dengan memijat lembut tubuhnya. Pijat lembut ini bisa berupa menggosok punggung, perut, lengan dan kaki dengan penuh kasih. Lakukan langkah ini sambil berbaring telentang dengan posisi bayi telungkup di dada Bunda.
6. Berjalan di dalam rumah
Langkah selanjutnya yang bisa Bunda lakukan yaitu dengan mengajak bayi berjalan di dalam rumah. Bunda bisa melakukan hal ini sambil mengendong atau meletakkan bayi dalam keretanya. Berjalan di dalam rumah seperti ini mungkin akan membuat Bunda lelah namun percayalah, biasanya cara ini sering berhasil menenangkan bayi yang sedang menangis.
7. Mandi air hangat
Tak semua bayi menyukai kegiatan mandi. Mereka yang tidak menyukainya akan menangis saat dimandikan. Namun jika bayi Bunda termasuk yang suka mandi, cobalah memandikannya dengan air hangat ketika sedang menangis. Mandi dengan air hangat ini bisa membantu bayi menjadi lebih tenang, santai dan akhirnya menghentikan tangisnya.
8. Teknik tekanan untuk menenangkan bayi yang sedang menangis
Cara efektif terakhir yang bisa Bunda coba untuk menenangkan bayi adalah dengan menggunakan teknik tekanan. Lakukan teknik ini dengan membaringkan bayi secara tertelungkup di pangkuan Bunda. Perhatikan posisi perut bayi harus menekan ke lutut Bunda. Selanjutnya tepuk punggung bayi dengan ringan.
Teknik tekanan ini mampu menenangkan bayi yang sedang menangis. Selain itu, cara ini juga dapat membantu membuang atau meredakan gas yang membuat bayi merasa tak nyaman.
Itulah 8 cara atau langkah efektif yang bisa Bunda lakukan untuk menenangkan bayi sering menangis. Yang paling penting adalah, jangan panik dan tetap sabar. Jika Bunda merasa lelah, istirahatlah dan biarkan anggota keluarga lain membantu menenangkannya.

