Apakah Moms pernah berbicara dengan bayi? Bagaimana rasanya? Sebagian orang mungkin akan merasa lucu dan menyukainya dan sebagian lagi merasa ini merupakan hal aneh untuk dilakukan.
Perasaan aneh ini muncul karena Moms merasa sedikit gila jika berbicara dengan makhluk mungil yang belum mengerti apa-apa. Namun, Moms harus tahu bahwa bercakap-cakap dengan mereka ternyata dapat membantunya belajar berbicara lebih awal.
Lantas bagaimana dan kapan sebaiknya memulai pembicaraan dengan bayi? Mulailah sekarang Moms dan coba lakukan sejumlah cara berikut ketika akan berkomunikasi dengan para makhluk menggemaskan tersebut.
11 Cara Sederhana Berbicara Dengan Bayi Yang Bisa Moms Lakukan Sehari-hari

Mengajak bayi bercakap-cakap sebenarnya merupakan hal yang menyenangkan. Meskipun si mungil ini masih pasif dan belum bisa merespon. Untuk memudahkan komunikasi, inilah cara yang bisa Moms lakukan saat akan berbicara dengan mereka.
-
Selalu memberikan komentar
Saat berada dekat dengan bayi, usahakan untuk terus berkomentar ya Moms. Jangan melakukan sesuatu tanpa sebuah komentar. Berkomentar dalam proses berbicara maksudnya adalah selalu memberikan pengantar saat Moms melakukan sesuatu di dekat mereka.
Misalnya, “Sayang, sekarang mama akan memasang bajumu” atau “pakai kaos kaki dulu ya Nak” atau bisa juga dengan memujinya. Seperti, “ Nah, Ade ganteng sudah mandi, sekarang Bunda pakaikan baju ya”.
Bahkan ketika Moms sedang menjaganya sambil beraktivitas di dapur tetaplah berkomunikasi. Katakan padanya apa yang sedang Moms lakukan. Contohnya, “Bunda sedang mencuci piring, nanti kalau sudah besar Ade bantuin Bunda ya.”
Jangan pernah bosan untuk mengajaknya berbicara ya Moms. Tak masalah jika dia tak mengerti apa yang Moms katakan. Cukup biarkan bayi mendengar saja. Ini merupakan awal yang baik bagi mereka untuk memahami pembicaraan. Selain itu, hal tersebut juga akan membantunya mempelajari kata demi kata.
-
Ajukan banyak pertanyaan saat berbicara dengan bayi
Moms bisa mengajukan pertanyaan pada bayi meskipun mereka belum bisa memberikan jawaban. Pertanyaan tersebut bisa berupa pilihan. Misalnya, “Ade mau pakai baju yang mana Sayang, warna merah atau biru?” Atau bisa juga seperti,”Hari ini cuaca cerah, bagaimana kalau kita jalan-jalan di taman belakang?”
Sangat baik juga jika Moms bisa bertindak seakan-akan mereka menjawab pertanyaan yang diajukan. Misalnya, “Ade mau topi warna merah atau hitam sayang?” Lalu diamlah sebentar. Bersikaplah seolah-olah mendengar jawabannya. Lalu Moms bisa menjawab pertanyaan sendiri dengan keras. “Warna merah? Oke, Ade memang pintar memilih topi yang keren.”
-
Memberikan kesempatan pada bayi
Dari hasil penelitian telah menunjukkan bahwa bayi yang orang tuanya berbicara dengan mereka (bukan berbicara kepada mereka) lebih cepat bisa berkomunikasi. Oleh karena itu saat berbicara dengan mereka, Moms harus memberikan kesempatan padanya agar mereka mengeluarkan suara. Bagaimanapun dan apapun jenis suaranya.
Dengan kata lain, biarkan mereka mencoba menjawab atau memberi komentar terhadap apa yang Moms katakan.
-
Seringlah menggunakan kata-kata sederhana
Kalimat sederhana akan membantu bayi menyerap kata-kata dengan cepat. Misalnya, “ini buku”, “kaki Ade”, “kucing lucu” dan lain kata-kata sederhana lainnya. Walaupun mereka cepat belajar dan senang mendengarkan, pastikan apa yang Moms ucapkan adalah kalimat sederhana. Sehingga membantu mereka menangkap kata-kata tersebut dengan mudah.
-
Menghindari penggunaan kata ganti
Moms, bayi-bayi kecil masih kesulitan memahami kata ganti. Oleh karenanya, sebisa mungkin hindari penggunakan kata aku, kamu, saya. Saat berbicara dengannya Moms bisa menggunakan kata seperti, Ibu, ayah, kakek atau kakak. Misal, “ Sebelum tidur, Ibu mau ganti popok Ade dulu.”
-
Gunakan suara lebih tinggi ketika berbicara dengan bayi
Kebanyakan bayi lebih suka mendengarkan suara dengan nada tinggi. Meskipun ada juga yang suka mendengarkan suara dengan nada rendah. Nah, sebelum berbicara banyak, coba lakukan tes dengan menggunakan suara rendah atau tinggi. Gunakan suara yang membuat mereka nyaman saat mendengarnya.
-
Teruslah berada pada masa sekarang
Membuat bayi gembira memang menyenangkan dan membahagiakan. Namun mereka tidak memahami kegembiraan tersebut. Ini berarti ia merasakan kegembiraan saat sekarang, yaitu ketika perasaan tersebut hadir. Mereka tidak bisa mengingat apa yang mereka rasakan pada hari kemarin.
Dengan kata lain, bayi hanya berada pada masa sekarang. Sehingga sebagai seorang ibu, Moms harus mengerti bahwa pemahaman mereka sedang berkembang. Oleh karena itu berikan lebih banyak hal untuk mereka lihat dan alami pada saat sekarang.
-
Bermain dengan cara menirukan
Bayi sangat senang dengan permainan menirukan. Sebagai ibunya, Moms harus jeli dan tiru semua suara yang keluar dari mulutnya. Misalnya, saat mereka mengeluarkan kata aaa maka ulangi dan tiru kata tersebut. Biarkan ia mendengarkan Moms menirukan suara yang mereka keluarkan.
Permainan menirukan akan menjadi hal yang menyenangkan bagi Moms dan bayi. Ini juga akan menjadi dasar untuknya menirukan bahasa yang akan Moms ajarkan nantinya.
-
Bernyanyi juga membantu proses berbicara dengan bayi
Walaupun sumbang, Moms tidak boleh ragu untuk bernyanyi di hadapan bayi. Mereka tidak memiliki rasa untuk bisa membedakan suara sumbang atau tidak. Si mungil akan dengan senang hati mendengarkan apapun lantunan yang Moms perdengarkan pada mereka. Akan lebih baik lagi jika bernyanyi tersebut sambil memperagakan gerakan tangan.
Nantinya bayi akan memberitahukan kepada Moms lagu mana yang mereka sukai. Tentunya dengan bahasa isyarat khas bayi yang pasti bisa Moms mengerti.
-
Membaca dengan suara keras
Selain bernyanyi, Moms juga bisa membacakan cerita atau buku pada bayi. Mereka mungkin tidak akan mengerti apa yang Moms baca. Akan tetapi setidaknya mereka bisa mendengarkan dengan baik. Dari sini ia akan belajar untuk memahami kata-kata yang Moms keluarkan. Jangan lupa gunakan suara keras saat Moms membaca di depan bayi ya.
-
Pahami dan kenali setiap tanda yang bayi tunjukkan
Seperti anak-anak lainnya, bayi juga bisa merasa jenuh dan bosan. Sebagai Ibu, Moms harus bisa mengenali dan memahami tanda yang mereka tunjukkan. Terutama ketika mereka sudah bosan dengan permainan meniru, mendengarkan lagu atau mendengarkan Moms membaca.
Biasanya tanda yang mereka tunjukkan adalah dengan mengalihkan mata, berubah menjadi rewel serta marah. Tak hanya tanda-tanda ini, barangkali mereka melakukan hal lain yang menunjukkan jika mereka sudah bosan dan tidak menyukainya. Bila hal ini terjadi maka berikan waktu istirahat untuknya.
Nah Moms, inilah sejumlah cara yang bisa Moms lakukan untuk berbicara dengan bayi. Dengan sering mengajak mereka berkomunikasi, bayi akan memiliki kemampuan berbicara lebih cepat dan lancar. Jangan lupakan sentuhan lembut saat berbicara dengan mereka. Moms bisa berbicara sambil memeluk, mengelus juga menepuk lembut tubuhnya.
Semua sentuhan ini akan membuat mereka merasa nyaman dan terlindungi. Satu lagi yang tidak boleh Moms lupakan yakni ajak anggota keluarga lainnya untuk bercakap-cakap dengan mereka. Terutama ayah dan kakaknya. Dengan demikian seluruh anggota keluarga bisa berbicara dengan bayi dan menikmati proses tumbuh kembangnya bersama-sama.
sumber: Buku Bayi Pada Tahun Pertama: Apa yang Anda Hadapi Bulan per Bulan oleh Arlene Eisenberg,

